Pilkada (pemilihan kepala
daerah) serentak yang di gelar belum lama ini dijadikan ajang untuk perebutan
bangku kepala daerah, setiap daerah memiliki calon dan wakil kepala daerah
masing-masing, penulis akan menjabarkan tentang daerah penulis sendiri yang bertepatan
di daerah Bogor tepatnya Kp.Tajurhalang Rt02/Rw01 Kec.Tajurhalang Kab.Bogor
dari calon yang mengajukan partai yang mendukung dan tata cara pemilihan di
kampung penulis sendiri.
Mari kita bahas mengenai
calon dan wakil calon kepala daerah di Bogor, yang memegang nomor urut pertama
adalah Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi
yang memiliki VISI mewujudkan Jawa Barat
yang adil, sejahtera, dan berkarakter. Menurut penulis pribadi dengan masa
jabatan kurang lebih 5 tahun dalam satu periode mewujudkan jawa barat yang adil
akan sulit di tempuh dengan cara perbaikan moral dari pejabat daerah ini
dikarnakan Deddy maupun wakilnya tidak memiliki gambaran bagus sebagai panutan,
dalam berlogika pun jika panutan kita tidak bertindak seperti yang kita
harapkan dan cendrung tidak melakukan perubahan dan nyaman dengan keadaan yang
sudah ada serta tidak berusaha mengubahnya untuk apa di pilih sebagai pemimpin,
yang kedua sejahtera ini yang selalu menjadi dambaan bagi semua warga indonesia
untuk mewujudkan ini calon dan wakil harus merubah perda Bogor menjadi hukuman
berat bagi aparat negara dari tingkat Rt sampai dengan pemerintah kabupaten dan
diatasnya yang melanggar dan menyelewengkan hak-hak warga daerah, ketiga
berkarakter, karakter dikaitkan dengan ciri khas yang dimiliki daerah tersebut
menurut penulis visi ini yang paling mudah di wujudkan pertama karna mengangkat
cirikhas daerah itu menjadikannya lebih berkarakter dan dapat meningkatkan
pendapatan pariwisata maupun kuliner daerah tersebut
Nomor urut 2 Mayjen TNI (purn) sudrajat dan Ahmad
Syaikhu maaf penulis tidak dapat berkomentar panjang tentang calon ini
karna kekurangan sumber yang valid, menurut penulis jika purnawirawan TNI
menjabat menjadi kepala daerah akan ada dua kemungkinan yang pertama menjadi
bagus karna tegas jika A yang di usahakan maka A yang akan di dapatkan prinsip
TNI namun yang kedua jelas TNI memiliki banyak koneksi dan ini juga penghambat
pengambilan keputusan kepala daerah karna terlalu banyak di pengaruhi sehingga
keputusan murni sering kali sulit di capai
Nomer urut 3 Mochamad Ridwan Kamil dan Rurzhanul Ulum visi dan misi dari
pasangan ini adalah menghadirkan Jawa
Barat juara lahir batin yang memiliki manusia beriman, bahagia dan berkulaitas,
membangun ekonomi yang bedaya saing, berkelanjutan dan merata sejahtera di desa
maupun di kota, serta menerapkan tata kelola pemerintah yang baik, dan misi
pasangan calon ini adalah
1.menghadirkan manusia jawa barat yang
beriman, bertaqwa, serta mendorong peran tampat ibadah sebagai sentra keilmuan
dan interaksi sosial
2.
Melahirkan manusia Jawa Barat yang Bahagia, Berkualitas, dan Produktif
3. Mewujudkan tata kelola
pemerintahan yang baik, keuangan daerah yang sehat, dan iovasi pembiayaan
pembangunan untuk mendorong pembangunan Jawa Barat
4.Membangun infrastruktur wilayah/desa dan kota
di Jawa Barat yang mampu mempercepat pertumbuhan dan ekonomi, serta
meningkatkan konektivitas baik antarkota/kabupaten di Jawa Barat maupun Jawa
Barat dengan provinsi lainnya di Indonesia.
5. Mendorong Daya Saing Ekonomi yang
berkelanjutan di Desa dan Kota dan Ekonomi Umat dalam rangka menghadirkan
kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat Jawa Barat.
Nomer urut 4 TB Hasanudin
dan Anton Charliyan dengan visi Terwujudnya rakyat Jawa Barat makmur
berbasisikan sumber daya alam dan budaya serta misi
1. Menjadikan manusia Jawa Barat
yang bersumberdaya, berdaya saing, berbasis nilai-nilai agama dan budaya
2. Mempercepat pembangunan
infrastruktur berbasis keserasian lingkungan dan tata ruang
3. Mewujudkan Jawa Barat sebagai
sumber pangan daerah nasional
4. Membangun pusat-pusat kegiatan
ekonomi yang terintegrasi dan merata
5. Mewujudkan kinerja birokrasi yang
bersih, profesional, dan berintegritas
Tata cara pemilihan kepala daerah di tempat penulis pertama
pak Rt memberikan surat hak pilih kepada warga yang telah memiliki ktp 2 hari
sebelum pemilihan berlangsung pemilihan diadakan di Jl.pemakaman umum dari jam
8 pagi sampai jam 12 siang peserta pemilih dapat membaca visi misi setiap calon
pasangan di depan gerbang TPU tajurhalang, panitia pelaksana dari mulai Pak Rt,
Rw, Dusun, dan aparat lain seperti hansip dan ketua karang taruna, calon
pemilih datang kemudia menyerahkan surat hak pilih kepada panitia kemudai
menunggu sampai namanya di panggil kemudia di berikan 2 surat untuk di coblos
satu untuk kepala daerah satu untuk gebernur jawa barat kotak tps hanya
terdapat dua jadi pasti harus mengantri namun banyak saja yang memilih golput
dan tidak perduli akan masa depan daerahnya, itulah tata cara pemilu di daerah
penulis, atas ketersediaan membaca tulisan saya yang masih berantakan dan tidak
ada acuan saya ucupkan terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar